Sinusitis Akut: Penyebab, Gejala, dan Penanganan yang Tepat

Ketahui apa itu sinusitis akut, gejala, penyebab, cara diagnosis, dan penanganan yang tepat. Kapan perlu ke dokter THT.

Diagnosis & TerapiDiterbitkan 30 September 2026sinusitisinfeksi hidungradang sinusgejala pilek

Apa Itu Sinusitis Akut?

Sinusitis akut adalah peradangan pada rongga sinus — kantong udara yang terletak di sekitar hidung, pipi, dahi, dan belakang mata. Rongga-rongga ini seharusnya berisi udara dan dilapisi lendir tipis yang membantu melindungi saluran pernapasan. Ketika peradangan terjadi tiba-tiba dan berlangsung kurang dari 4 minggu, kondisi ini disebut sinusitis akut. Gejala sinusitis akut kerap membuat aktivitas sehari-hari terganggu, dari tidur yang tidak nyenyak hingga kesulitan berkonsentrasi.

Tanda dan Gejala

Sinusitis akut menunjukkan gejala yang mirip dengan pilek biasa, tetapi biasanya berlangsung lebih lama atau disertai rasa sakit yang lebih intensif. Gejala yang umum dialami meliputi:

  • Hidung tersumbat dan pilek dengan lendir kental, berwarma kuning atau kehijauan
  • Nyeri atau tekanan di wajah, terutama pada pipi, dahi, atau di antara kedua mata
  • Nyeri gigi bagian atas (kadang pasien kira gigi bermasalah, padahal sinus yang meradang)
  • Penurunan kemampuan mencium atau merasakan rasa
  • Batuk yang lebih parah terutama saat malam hari
  • Demam ringan hingga sedang
  • Sakit telinga atau sensasi penuh di telinga

Penyebab dan Faktor Risiko

Sinusitis akut paling sering terjadi setelah pilek biasa karena virus. Namun, berbagai faktor lain dapat meningkatkan risiko peradangan sinus:

  • Infeksi virus — penyebab paling umum, terutama dari rhinovirus atau influenza
  • Alergi hidung — jika rinitis alergi tidak terkontrol dengan baik, risiko sinusitis meningkat
  • Deviasi septum — pembagian hidung yang tidak simetris dapat menghambat drainase lendir
  • Polip hidung — pertumbuhan jinak yang menghalangi aliran udara dan lendir
  • Berenang atau menyelam — air yang masuk paksa ke hidung dapat memicu peradangan
  • Paparan polusi dan debu — polusi udara, terutama di musim kering atau karena AC yang tidak bersih
  • Perubahan tekanan udara — saat naik pesawat atau menyelam
  • Imunitas rendah — kurang istirahat, stres, atau kondisi kesehatan tertentu

Cara Diagnosis

Dokter THT akan mendiagnosis sinusitis akut berdasarkan gejala yang Anda alami dan riwayat kesehatan. Pemeriksaan klinis sudah cukup untuk kebanyakan kasus. Dokter juga dapat melakukan:

  • Endoskopi hidung — menggunakan alat kecil dengan lampu untuk melihat langsung rongga hidung dan sinus
  • CT scan — dilakukan jika sinusitis berulang, berat, atau tidak merespons perawatan

Penanganan

Penanganan sinusitis akut bertujuan meredakan gejala dan membantu tubuh melawan peradangan. Langkah-langkah yang dapat dilakukan antara lain:

  • Istirahat cukup dan minum air banyak — membantu sistem kekebalan tubuh melawan infeksi
  • Inhalasi uap hangat — menghirup uap panas dapat membantu melonggarkan lendir
  • Irigasi saline — mencuci hidung dengan larutan garam steril untuk membersihkan lendir
  • Kompres hangat — pada area wajah yang nyeri dapat meredakan ketidaknyamanan
  • Obat pereda nyeri dan penurun demam — sesuai resep dokter, bukan sembarang obat
  • Obat semprot hidung — jenis dan cara pemakaian sesuai resep dokter
  • Antibiotik — hanya diberikan jika dokter meyakini penyebabnya adalah infeksi bakteri, bukan virus

Komplikasi dan Prognosis

Dengan perawatan yang tepat, sebagian besar sinusitis akut membaik dalam 7-10 hari. Namun, jika tidak ditangani dengan baik atau faktor risiko masih ada, komplikasi dapat terjadi, antara lain sinusitis kronis (gejala berlangsung lebih dari 12 minggu), abses dalam sinus, atau infeksi yang menyebar ke area sekitar mata dan tulang. Komplikasi serius jarang terjadi tetapi memerlukan penanganan segera di fasilitas kesehatan.

Kapan Harus Ke Dokter?

Hubungi dokter THT atau ke unit gawat darurat jika Anda mengalami:

  • Gejala sinusitis yang berlangsung lebih dari 10 hari tanpa perbaikan
  • Nyeri mata yang parah atau pembengkakan di sekitar mata
  • Pembengkakan pada wajah atau kepala
  • Demam tinggi (lebih dari 39°C) yang tidak turun dengan obat penurun demam
  • Perubahan penglihatan atau penglihatan kabur
  • Kebingungan atau sakit kepala yang sangat berat

FAQ

Apakah sinusitis akut selalu memerlukan antibiotik?
Tidak. Kebanyakan sinusitis akut disebabkan virus, bukan bakteri. Antibiotik hanya efektif jika penyebabnya adalah bakteri. Dokter akan menentukan apakah Anda memerlukan antibiotik berdasarkan temuan pemeriksaan klinis dan tanda-tanda infeksi bakteri.

Bisakah sinusitis akut dicegah?
Ya, dengan beberapa langkah sederhana: kontrol alergi hidung dengan baik, hindari pemicu alergi, cuci tangan secara teratur, hindari paparan polusi udara yang berlebihan, dan jaga daya tahan tubuh dengan istirahat cukup dan gizi seimbang.

Berapa lama biasanya sinusitis akut membaik?
Dengan perawatan yang tepat, gejala biasanya mulai membaik dalam 3-7 hari. Namun, beberapa orang membutuhkan waktu hingga 2-3 minggu untuk sembuh sepenuhnya, terutama jika ada komplikasi atau faktor pemicu masih ada.

Apakah sinusitis akut bisa terulang?
Ya, sinusitis dapat terulang jika faktor pemicu masih berlangsung, seperti alergi yang tidak terkontrol, paparan polusi terus-menerus, atau kelainan anatomi hidung. Jika sinusitis sering terulang, dokter mungkin merekomendasikan evaluasi lebih lanjut atau strategi pencegahan jangka panjang.

Catatan medis. Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan dokter. Konsultasikan kondisi Anda ke Spesialis THT-BKL atau Konsultan Alergi Imunologi untuk penilaian yang akurat.

Cek pilek Anda dalam 2 menit

Skrining berbasis SFAR + ARIA. Hasil + rekomendasi terapi langsung di layar.

Mulai Skrining Gratis →

Perlu pemeriksaan langsung?

Buat janji dengan Spesialis THT-BKL & Konsultan Alergi Imunologi di RS Columbia Asia Semarang.

Buat Janji via WhatsApp

Ingin Tahu Lebih Lanjut?